Sabtu, 15 Desember 2012

. . .


Jemari mulai menelusuri papan,,
Suara angin berhembus begitu tenang.
Khayalan demi khayalan mulai berputar dalam otak.
Seperti mendorongku untuk terbang ke masa itu.
Masa dimana aku bebas menunjuk bintang-bintang di luar angkasa.
Kita adalah sepasang kekasih yang pertama bercinta di luar angkasa.

Dan kini aku mulai menyusuri masa indah itu,
Masa dimana hitam dan putih terbalut hangatnya cinta.
Masa dimana semuanya begitu sempurna..
Aku adalah Raja. Dan sampai kapanpun akan menjadi Raja.
Untuk mencari Ratu yang sepertimu.



Kamis, 13 Desember 2012

Surat untuk Ratu


13 Desember 2012


Dear         : Ratu

Aku menulis Surat ini di tempat pertama kita bertemu.
Maaf aku baru membalas surat mu, Rasa nya sudah 1 tahun 3 bulan sejak kamu mengirim surat terakhir untuk ku. Masa itu masa dimana hidupku begitu sempurna, tapi ahh, sekarang sudah berbeda, kamu sudah memiliki Raja lain, dan aku pun memang tak pantas untuk mu. Kamu berhak mendapatkan laki-laki yang lebih segalanya dari pada aku.
Aku masih ingat ketika panggilan “Raja” di nobatkan untuk ku, begitu juga nama “Ratu” untuk mu. Entah kau masih ingat atau tidak, yang jelas aku selalu mengingat nya.
Oya kamu baik-baik aja kan di sana ??? semoga baik-baik saja. Banyak hal yang aku lewati semenjak kita memilih jalan masing-masing, hmmm oh tidak, bukan kita,,sebenar nya aku lah yang memilih jalan itu, aku baru sadar aku telah melukai hati yang benar-benar tulus menyayangiku dan keluargaku, sampai sekarang aku belum pernah menemukan wanita sepertimu. Aku memang terlalu bodoh untuk melepaskan mu. Jujur aku melepaskan mu bukan karna aku tidak sayang lagi, namun ada beberapa hal yang tak kau pahami.
Rasa nya susah untuk menjelaskan nya kepadamu, karna percuma juga jika ku jelaskan, masa itu tak akan pernah datang lagi, masa di mana hidupku terasa sempurna karenamu.


Terimakasih Ratu, terimakasih Ligar, terimakasih Ligar Novi Ayuniar ku. Kau telah hidup di hatiku dulu, tapi asal kau tau rasa ini tetap seperti dulu, pacarku kemarin dan sekarang hanya kamuflase saja, sampai sekarang aku belum mempunyai pacar. Aku masih saja berharap ada Ligar yang lain yang sama sepertimu, aku selalu menunggu, takan pernah bosan.
Jika waktu ku habis, jika umurku habis, jika ini tulisan terakhir dalam hidupku. Aku mohon jangan pernah lupakan aku, ingatlah aku walaupun sebagai teman.
Maaf jika surat ini berantakan, maaf jika tulisan ini alur nya seperti kapal pecah, ini kekurangan ku, aku tidak bisa berfikir jernih sekarang, selalu saja berfikir untuk mengakhiri nya. Aku bingung harus berbuat apa, aku .... aku ,,, aku... ak,,,,,a . . .

.  .  .  .  .  .
.  .  .  .  .  .


Minggu, 23 September 2012

Part I Tania # Hobi lama yang menjadi kematian


Entah sejak kapan saya menyukai menulis, mencorat-coret kertas dengan huruf yang tidak beraturan, ibu bilang sih sejak kecil saya sudah gemar mencorat-coret, dari mulai kertas tulis, buku gambar, bahkan tembok rumah pun sering kali saya coret dengan pensil pemberian ayah saya. Dan mungkin kebiasaan itu mulai muncul lagi sekarang, bedanya sekarang saya bisa menempatkan coretan itu di catatan kecil ini.
Saya tidak pernah menyebut tulisan ini Novel, Cerpen, ataupun Jurnal, saya lebih suka menyebutnya coretan yang tersisa. Karna mungkin belum pantas untuk di katakan Novel, cerpen, ataupun jurnal. Dan saya sangat berterimakasih kepada Ibu dan Bapa yang telah mengajarkan saya menulis.
Nama saya Welga Adibayu, teman-teman sering memanggilku ega, dan terkadang keluargaku memanggil saya west, Roy, yaah, karena dahulu rambut saya selalu botak percis dengan Roy yang ada di Film “Si Sidoel Anak Betawi Asli” , saya anak kedua dari 3 bersodara. Kini saya Kuliah di salah satu Universitas di Bandung.

Siang ini sungguh sangat indah ditemani segelas teh dan sebatang rokok untuk menghilangkan segumpal masalah yang kini aku hadapi. Berawal dari sebuah hobi kecil yang telah lama aku simpan karena kesibukan ku di Akademik dan di Band kecil ku beberapa tahun ini,dan kini mulai memasuki kehidupan ku yang begitu menggembirakan, di temani bola orange yang cukup besar , Basket !! yaah, basket hobiku, sejak kecil aku sudah bermain dengan bola orange pemberian ayahku. Ayah yang sering melatihku untuk bermain basket dengan baik, karena dahulunya ayah adalah salah satu orang yang sangat di takuti jika sedang membawa bola, beliau adalah Pemain terbaik di Universitasnya. Dan berkat latihan sejak kecil aku kini menjadi cukup trampil untuk memainkan bola basket. Sampai pada suatu hari saya bertemu dengan Ali, setelah beberapa tahun tak bertemu, dia adalah Kelompok Tim Basket saya sewaktu di SMK. “ Woy ga???!!” sapanya sambil memukul pundaku, “wooy, kirain siapa???Gimana kabar ente li???” tanyaku, “Cukup baik dengan rutinitas  yang mulai padat ga, yaah, karena belakangan ini Tim Basket sekolah Kita dulu telah aktif kembali, dan Pak Kakai telah meminta ku untuk melatih para murid yang ada di Tim Basket Sekolah” jawabnya dengan penuh semangat. “waaah, hebat kamu li, Syukur deeh kalau gitu” jawabku. “yaaah, ente juga harusnya ikut bantu ane dong ga, ente kan Alumni sekolah, yaah setidaknya bantu bawaan minum ketika ane lagi ngelatih anak-anak, hahahha” Ali pun tertawa dengan terbahak-bahak melihat raut wajahku menciut.   


Pada sore hari yang cerah seperti biasa aku berada di taman Akasia, tempat Favoritku dan Tania, Taman ini adalah tempat dimana pertama kalinya kita bertemu. Tepatnya pada hari Kamis tanggal 13 September 2010 kita bertemu, suatu waktu ketika saya sedang asik sendirian mendengarkan lagu sambil menghisap sebatang Rokok, tiba-tiba terdengar suara perempuan yang tidak begitu jelas di sampingku, yaah karena pada saat itu saya telah menggunakan headset di telinga saya, jadi wajar saja kalo suara nya tidak begitu jelas, “woy mas, bisa matikan barang tak berguna itu ga siih??? Ngotorin udara aja !!” ujarnya dengan penuh emosi. “maaf mba??? Apaa??? Saya ga denger??? Jawabku. “Gilaaaaa !!! lo tuli yaaah??? Itu lo mencemari udara, coba deeh matiin rokonya, ini kan taman”. Tak lama kemudian saya pun mematikan rokok saya dengan sedikit malu dan emang benar saya yang salah. “Maaf mb a saya lupa” ujarku dengan malu. “ya sudahlah”. Akupun berkenalan dengannya, dan berbincang-bincang sambil menikmati taman akasia itu.
Seiring berjalannya waktu tak terasa kitapun semakin dekat hampir setiap hari Setelah selesai Kuliah dan Latihan Band, saya selalu menyematkan diri untuk pergi ke taman akasia itu, untuk berbagi cerita, pengalaman, dan masalah hidup.
oya tan, aku baru pertama kali looh deket sama cewe, biasanya aku paling ogah kalo harus mengabiskan waktu untuk berbagi dan berbicara dengan cewe, apa ini Cinta?hahaha “ ujarku sambil merasa malu. Muka Tania seketika menjadi merah “ahhh, kamu bisa aja ga”. “oya kamu Mau ga jadi pacar aku??” . “haaaah pacar kamu??? Udah deeh ga kamu jangan becanda terus, malu nih”. “ihhhh, beneran aku serius, aku Sayang sama kamu, aku suka kamu !” jawabku dengan deg-degan. Diapun tesenyum dengan Malu sambil menganggukan kepalanya. Pada Saat itu lah Kita sepakat untuk menjalin hubungan. Itulah awal mula aku bertemu dengan Tania Dan Minggu depan tepat Tanggal 13 September 2012, adalah Universary Hubungan kita yang ke 2 Tahun. Aku harus mencari Hadiah yang sangat Spesial untuk Tania.

Sampai pada hari sabtu di tengah malam nada hanphone ku terdengar begitu keras karena sunyi yang menyelimuti malam. Pada saat aku liat ternyata satu buah pesan untuk ku dari Ali, “ga, besok saya minta ente hadir ke sekolah untuk membantu melatih Tim Basket sekolah, jam 07.00 WIB saya tunggu di tempat biasa kita nongkrong(Sebuah Lorong yang berada di sekolah)”. Saya pun menjawab pesan singkat itu, “OK !!! Saya usahakan untuk datang tepat pada waktunya” . Keesokan harinya saya langsung mendatangi ke sekolah tempat saya akan membantu Ali, “Wooooy li, udah dari tadi di sini???” ujarku sambil membawa Bola basket. “iyaa niih, ente kemana aja, udah telat 1 jam niiih, janji  jam 07.00 WIB, jam segini baru nongol, paraaah ente ga.” Jawabnya. “iyaaah,iyaah sorry, ya udah kita mulai sekarang aja li, anak-anak udah pada siap tuh”. Ajak ku sambil mendorong ali ke lapangan. Begitulah Rutinitasku pada hari Minggu setelah bertemu dengan Ali, hampir Seharian Saya dan Ali berada di lapangan Basket itu. Sampai pada suatu ketika Telepon genggam yang telah lama tidak ku pegang terdengar, “ohhh My God, aku hampir saja melupakan Tania??? Hari ini kan hari Jadian Aku dan Tania.” Ujarku dengan kaget, aku pun langsung bergegas menuju rumah Tania. Ku jalankan Mobilku sampai pada kecepatan 80 Km/jam. Kemudian “duaaaaaaar” aku hampir tak mendapatkan penglihatanku, semua hitam, gelap, yang kurasakan hanyalah sakit di kepalaku, selang beberapa detik aku mulai melihat jasad yang sepertinya itu adalah tubuhku, “ohh, My God !!! apakah aku sudah meninggalkan jasadku, atau ini hanya mimpi ???” Tubuhku mulai di kerumuni orang dan segera melarikannya ke Rumah Sakit terdekat.

Aku masih saja melayang di udara, aku bingung dengan apa yang aku alami saat ini, aku tidak tau harus berbuat apa, aku masih saja mencari jasad ku, aku masih saja mencari pacarku. Aku ingin sekali mengucapkan Selamat Ulang tahun kepada kekasihku itu. “Aku Tersesat Pada Ruang Hampa”.

Minggu, 19 Agustus 2012

SUARA SUNYI


Saat suara mulai bermakna,
Sajak suara begitu nyaring bersua,,
Aku tak mengerti tentang rasa ini,
Tentang rasa yang membuat sebagian air dari tubuh ku mengalir. Tetes demi tetes,
Bahkan hingga mengalir begitu derasnya,,
Dan akupun mulai terhempas dalam keterasingan, dilumuri dosa yang begitu besar..
Tentang penghianatan,,
Tentang rasa iri..
Dan tentang kemunafikan,,,

Aku hampir tak bisa menemukan suatu titik yang bisa membuatku tenang, sunyi, damai,,,
Aku rindu sepi,,,
Aku rindu damai,,,
Aku rindu tenang,,,

Saat konflik bersua kepada tubuh ini,,,
Aku hanya bisa diam,,
Aku hanya bisa senyum ,,
Dan aku hanya bisa berbicara dengan keinginan mereka,,
Aku hanya bisa mengikuti keinginan mereka yang menuntut ini dan itu,,
Aku rindukan kedamaian,,
Dimana semua orang mengartikan AKU, 

Kamis, 19 April 2012

HIDUP TANPA ARAH, NAMUN AKU TETAP MENIKMATINYA


Langit kian membukakan tirainya untuk sebuah kehidupan yang cerah namun tidak cerah untuk ku. Mataharipun kian terbang menghampiri ubun-ubun kepalaku, dengan sorotan yang yang sangat menyengat, dan aku hanya bisa menggerakan tanganku ke dahi dan keningku untuk mengusap dan menikmati air yang mengalir di muka dan badanku..

Aku mulai menghirup udara di siang hari ini dengan ketidak pastian akan hidup ku yang tak putih, dan tak juga hitam,,,,dan kata yang tepat untuk ku adalah abu'' ....
dengan sebatang rokok di tangan, sebuah perjalanan yang ku lihat di mimpi akan segera di mulai , walaupun aku sendiri tak yakin akan semua ini,
apakah akan menjadi jalan yang lurus dan terang, apakah akan menjadi hitam, BLUR,,,
mungkin teman-teman ku bisa mendapatkan kasih sayang yang lebih tanpa harus menunggu, yaaah karena mereka di kelilingi oleh orang yang sayang kepada mereka,,,contonya yahh pacar mereka,,,tetapi berbeda dengan ku.
maaf kan aku tuhan, saya bukan lah orang yang gampang berputus asa, namun saat ini aku berada di titik hitam, dimana kejenuhan menghampiri di seluruh hari saya, kehidupan yang monoton,, tanpa ada satu orang pun yang hadir di sisiku,tanpa orang yang bisa mengerti saya,, aku merasa berada di kerumunan orang banyak , namun aku merasa sendiri ,
yaah, karna mungkin pikiran ku tidak berada di tempat itu, pikiran ku berada dalam mimpi yang tidak bisa terwujudkan oleh ku,,
dan membuat saya STAK, impian tentang mimpi yang selalu ku harapkan , karena menurut mereka aku bisa mulai hidup dengan impian ,bukan dengan mimpi.
saya selalu bertanya, kapan saya akan mendapatkan impian itu dengan segala harapan yang telah ku simpan selama ini, ???
yang jelas saat ini saya berada dalam harapan yang semakin semu, semakin tak bisa ku rasakan keberadaan nya.

Kamis, 08 Maret 2012

ngacapruk lagi aja(jangar) :D


Apa yang harus saya lakukan ketika kejenuhan menghampiri di setiap ruang kosong dalam hidupku, saat raga tak mampu bergerak, jiwa tak mampu memotifasi di situlah titik jenuh yang sangat membosankan. Terjebak di kesunyian jiwa. 
Hampir aku tak menemukan titik terang kerna kejenuhan yang membuatku berdiam diri, Dan pada akhirnya sebuah lagu yang membuat saya tenang dan memcoba menggerakan badan saya menuju meja belajar dan mengambil laptop,kemudian lagu itu membawa saya ke suatu tempat dimana saya bisa merasakan ketenangan dan tidak ada lagi kejenuhan. (Music-Fenomika)
Berbagai pertanyaan di lontarkan saat kesalahan menghampirinya, seakan memojokan si pembuat kesalahan ,dan menginjaknya seakan tak berarti apa-apa, ketidak yakinan selalu saja datang, huh anjing buat semua lontaran kata, Satu persatu huruf pun menyatu, menjadi kata yang sangat frontal, menyisakan perih membiaskan harapan, jalan ini sungguh gelap, dan saya tidak menemukan satupun titk terang, lantas untuk  apa aku berada di jalur ini, jika semua yang aku harapkan terasa sia-sia...saya terus berjalan tanpa arah berjalan lurus tanpa melihat kanan,kiri,belakang. 

delapankosongtiga


berawal dari sebuah harapan untuk bisa mnenangkan nurani,,,
mencoba menutup kuping untk semua yang terjadi,,,
menyisakan sebuah goresan dalam jiwa,berujung dengan emosi ....

semua goresan ini mungkin tak bermakna ,,,
hanya bentuk kekesalan yang pernah terjadi dalam kehidupan ku,
dan ku tuangkan dalam goresan kecil ini.
hingga nyawa akan terbawa oleh keadaan ini...

ku coba nikmati saja kegundahan ini
segala denyutnya yang merobek sepi,
kelesuan ini jangan cepat pergi
aku menyelami sampai lelah, Mati.

Selasa, 17 Januari 2012

mimpi (ngacapruk)


satu persatu huruf menyatu.
menjadi sebuah kata yang frontal.
menyisakan perih, membiaskan harapan.
jalan ini sungguh gelap.
dan aku tidak menemukan satupun titik terang pada hidupku.

apa yang harus saya lakukan,saat kesalahan menghampiri di setiap celah ruang yang kosong di hidup saya ...??
selesaikan??
atau mundur dari setengah perjalanan ini ???
hanya kegelapan yang menyelubungi jiwa,...
lantas ,untuk apa aku berada di jalur ini..???jika yang kuharapkan menghasilkan kesia-siaan..
seekor hewanpun tersenyum melihat apa yang terjadi ,,,,
otakpun berhenti berfikir ,
roh mulai meninggalkan raga yang lemas tak berdaya ,,,
seakan terdampar di ranjang penuh duri ...
dan saya pun mulai merangkak,,,memulai belajar berdiri.....berjalan perlahan ,,,dan kemudian suatu saat nanti saya akan berlari meninggalkan semua,,,
lekas ku terbangun dari mimpi,,,dan memulai hidup lebih baik,,,,,

Senin, 02 Januari 2012

kakek     : nah cuu,,sekarang kakek mau ajak cucu ke desa ,,,
cucu     : d sana ada apa aja kek ????asal usul nya gmna kek??
kakek     : pokonya banyak cuu,desa itu pernah mendapatkan serangan dari desa lain ,namun dengan kerja kerasnya ,desa tersebut berhasil mendapatkan kemenangan,udah gitu di sana banyak trik sulap,,,tongkat aja bisa jadi apa aja yang kamu mau cu ,,, :)
cucu     : klo jadi makanan bisa ga kek??
kakek     : bisa dong cuu,,mari kita liat ke desa itu ,,
(sesampainya di sana cucu berkata kepada kakek nya) ,,
cucu     : apakah ini benar desa yang kakek ceritakan... yang sudah mendapatkan kemenangan ???tapi kek,ko orang'' nya masih ada yang di jajah oleh dirinya sendiri yaa ?? -_-"

Minggu, 01 Januari 2012

coretan yang tersisa

muak dengan rasa,
menyimpan dendam, membiaskan harapan,,
kelelawar besar menyerobot hak manusia tak bersalah,,,
emosi berserakan di mana-mana...
menyisakan keburukan di setiap sisi yang ada,